Cara Mendapatkan IP Address

Di wilayah regional Indonesia, sumber daya nomor Internet didelegasikan dan didaftarkan oleh Indonesia Network Information Centre (IDNIC), yang merupakan organisasi nirlaba, berbasis anggota.

 

Untuk mendapatkan IP Address dari IDNIC:

Organisasi/Perusahaan Anda harus berupa badan hukum yang terdaftar di wilayah Indonesia atau berencana untuk menggunakan IP Address untuk jaringan Anda di wilayah Indonesia.

Pada saat melakukan aplikasi (apply) Keanggotaan harus melampirkan dokumen sebagai berikut:

  • Nomor Induk Berusaha (NIB) **
  • Akta Pendirian dan Surat Keputusan Menteri Hukum dan HAM
  • Akta terakhir (yang menunjukan Direktur Utama) dan Surat Keputusan Menteri Hukum dan HAM
  • SIUP **
  • NPWP
  • Surat Keterangan Domisili **
  • Tanda Daftar Perusahaan (TDP) **
  • Izin prinsip DJPT ***

     ** untuk tipe keanggotaan Anggota Penyelenggara dan Corporate

     *** untuk tipe keanggotaan Anggota Penyelenggara 

 Jika aplikasi keanggotaan Anda disetujui, Anda akan menjadi Anggota IDNIC-APJII.

Kemudian Anda dapat melakukan aplikasi (apply) IP Address, dan untuk aplikasi IP Address ini diperlukan lampiran dokumen sebagai berikut:

  • Network Topologi
  • Invoice Pembelian Perangkat
  • Form Request IP *
  • Form Person Object *
  • Form Maintainer Object *
  • Form IRT Object *

      * Template form dapat dilihat pada saat proeses aplikasi IP Address

Jika proses aplikasi IP Address Anda disetujui, Anda dapat menerima dari 256 ( / 24) hingga maksimal 512 ( / 23) IPv4 Address. Anda juga dapat menerima IPv6 Address, sebanyak / 48 atau / 32 bergantung pada ukuran jaringan Anda.

 

Manfaat Menjadi Anggota Lainnya

Keanggotaan IDNIC-APJII memberikan manfaat lain sebagai berikut:

  • Fitur keamanan tambahan pada prefix Anda seperti RPKI
  • Dapat mengikuti kegiatan Workshop yang di adakan setiap tahun oleh IDNIC-APJII secara gratis
  • Mengikuti kegiatan konferensi yang diadakan oleh IDNIC-APJII seperti Open Policy Meeting (OPM) dan Annual Member Meeting (AMM).
  • Berpartisipasi dalam diskusi kebijakan regional tentang cara mengelola sumber daya Internet.

 

Biaya

Biaya tahunan (dalam mata uang Rupiah) adalah sebagai berikut:

IPv4

SubnetAnggota PenyelenggaraPerusahaanPendidikan
/24Rp 5.500.000,-Rp 8.100.000,-Rp 7.100.000,-
/23Rp 6.500.000,-Rp 10.500.000,-Rp 9.200.000,-

IPv6

SubnetAnggota PenyelenggaraPerusahaanPendidikan
/48-Rp 8.100.000,-Rp 7.100.000,-
/32Rp 8.500.000,-Rp 13.600.000,-Rp 11.900.000,-

Catatan:

  • Untuk Anggota Direct member IDNIC / Non ISP akan dikenakan tarif IP Application Fee sebesar Rp 5.000.000,- pada saat pendaftaran awal menjadi Anggota
  • Biaya yang dibayarkan untuk IP sudah termasuk AS Number dan AS Number dapat diminta setelah mendapatkan alokasi IP.
  • Terhitung sejak Januari 2010, iuran IP Address (NIR) akan dikenai pajak PPN 10%

Informasi lainnya dan simulasi harga klik disini.

Siap menjadi Anggota dan mendapatkan Resource Internet Anda sendiri?

Saya siap mendaftar sekarang         Saya memerlukan informasi lebih lanjut